Muzakkir Si Anak Nelayan

By Syukur 27 Mar 2019, 01:47:58 WIB Kisah
Muzakkir Si Anak Nelayan

Keterangan Gambar : Muzakkir (kanan) dan Prabowo Subianto (kiri)


MAKASSARNEWS.COM - Setiap orang pastinya memiliki cerita dan pengalaman hidup yang berbeda, begitu pula sosok pemuda asal Kabuten Sinjai ini yang memiliki mimpi untuk menjadi seorang yang selalu bermanfaat bagi bangsa dan negaranya.

Sebagai orang yang mengidolakan tokoh nasional seperti Soekarno, Hatta, dan Agus Salim ia juga menjadikan rakyatnya sebagai inspirasi perjuangan dalam hidupnya.

Rakyat merupakan nafas negara yang selalu menghidupkan setiap tiang-tiang kebangsaan maka dengan demikian baginya itu rakyat adalah hal utama pada negara. Jika seorang pemuda hendak membangun kehidupan bangsa dan negaranya maka ia mesti mengedepankan nasib rakyatnya.

Muzakkir, pemuda sederhana yang senantiasa bersyukur dilahirkan dari keluarga sederhana. Tumbuh besar dari keluarga nelayan di Kabupaten Sinjai ia sudah mengenal dan hapal betul apa makna dari rakyat itu sendiri. Ia banyak menimbah pengalaman hidup dari sumber kekhidupan para nelayan dan petani. Petani dan nelayan adalah ibu dan ayah baginya yang menimang, memberi kasih sayang dan menumbuhkan semangat perjuangannya.

Seperti langit dan hamparan lautan, petani dan nelayan yang memberi biru padanya. Jika ia api maka rakyat adalah cahaya dan kehangatan yang melekat pada dirinya. Sebagai kapal maka rakyat adalah angin dan samudera yang membawa dirinya mengarungi kehidupan untuk sampai pada cita-cita bangsa dan negaranya.

Arti Data Diri Nama: Muzakkir

Muzakkir adalah manusia yang diamanahkan oleh Allah SWT sebagai hamba dan khalifah di muka bumi, sebagai hamba ia diharuskan senantiasa beribadah pada Tuhan, sujud bertafakkur kepada Allah SWT. Dan sebagai khalifah ia mengembang amanah untuk bertanggung jawab bagi sesama dan makhluk ciptaan yang lain.

Ibu Kandung: Sukmawati

Ibunda Sukmawati adalah orang pertama yang dikenalnya dalam hidup, mengadung dan membesarkannya, mengajarkan arti kasih sayang tanpa batas dalam hidup. Ibunda yang cerminan kebaikan dan ketulusan.

Ayah Kandung: Daeng Massiseng

Ayahanda Daeng Massiseng adalah ayah yang mengajarkannya tanggung jawab dan ketangguhan sebagai laki-laki di dunia. 

Pelajaran yang melekat pada diri Muzakkir dari sang ayah adalah ketika kita dilahirkan menjadi seorang laki-laki maka ia harus punya tekad kuat dalam bekerja. Laki-laki harus bekerja dengan pikiran, tenaga dan tidak boleh malas sebab dengan bekerja manusia memiliki kehormatannya sendiri.

Sebagai nelayan lautan adalah selalu saja merupakan misteri sewaktu-waktu dari terik matahari berubah hujanderas membasahi tubuh. Dari angin yang berhembus pelan mejadi pusaran badai yang menghempas kapal. Dari riak ombak tenang berubah gelombang ganas tapi satu yang tidak bisa dirubah dari seorang laki-laki ialah keberanian menghadapi tantangan sebab laki-laki tak mudah untuk ditaklukan, pantang biduk surut ke pantai.

Itulah pelajaran yang utama dari sang ayah, keberanian yang penuh perhitungan dan kearifan seorang laki-laki.

Tempat & Tanggal Lahir: Pulau Sembilan

Dilahirkan dari tanah ini, sebagaimana kampung halaman manusia Indonesia, adalah kesyukuran sebab dilahirkan di negeri yang indah dengan sumber daya alam yang berlimpah. Indonesia adalah negeri yang indah dengan suasana hidup yang berwarna.

Disana berbagai macam suku, budaya dan Bahasa yang beragam, menjadikan Indonesia sebagai negeri yang mesti senantiasa kita jaga dan rawat sepanjang hayat.

Suatu Perjalanan Hidup Si Anak Nelayan

Muzakkir dilahirkan di tanah yang indah, pulau sembilan, Kabupaten Sinjai dengan segala keragaman hidup. Hidup di tengah keluarga nelayan membuatnya banyak belajar tentang ruang lingkup kehidupan rakyat. Sekali pun ia lahir dari keluarga sedeharna ia pun menimbah ilmu dari bangku sekolah.

Pada tahun 1993 ia masuk sekolah dasar di SDN. 16 Pulau Liang-Liang, kecamatan Pulau 9, kabupaten Sinjai. Dan Setelah kelulusannya dari sekolah dasar pada tahun 1999, ia pun melanjutkan sekolahnya ke tingkat menengah di SMP Negeri 3 Sinjai, selama sekolah ia juga turut bekerja untuk membantu keluarga meringankan biaya sekolahnya, hingga pekerjaan mejadi buruh di pelelangan ikan di Sinjai ia juga lakoni dengan percaya diri tanpa sedikit pun rasa malu sebab baginya bahwa manusia harus bekerja dan pada tahun 2005 ia pun lulus sekolah di SMA Negeri 1 Sinjai.

Setelah kelulusan dari sekolah menengah atas ia pun bekerja selama dua tahun sebagai nelayan. Bersama sang ayah ia bekerja mencari peruntungan hidup di lautan Wakatobi. Kehidupan nelayan mengajarkan baginya untuk bertanggung jawab pada hidup.

Pengalaman hidup ini membuatnya dekat dengan nasib masyarakat nelayan. Menjadi nelayan bukanlah perkara mudah, membutuhkan perhitungan, keberanian dan kearifan sekaligus.

Semua itu dilakoninya dengan keteguhan hati dan tidak pernah muncul dalam dirinya ada rasa malu untuk menjadi nelayan. Baginya nelayan adalah filosofi hidup yang sangat menginspirasi perjalanannya. berprofesi sebagai nelayan ia lewati selama dua tahun sampai ia memutuskan melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi.

Pada tahun 2007 ia masuk ke perguruan tinggi, UIN Alauddin Makassar. Selama ia kuliah pun banyak hal yang ia lakukan untuk pembobotan pribadinya di masa depan.

Selama kuliah ia pun turut andil dalam dunia organisasi, mulai dari pengurus HMJ-PGMI, pengurus BEM-U UIN Alauddin, hingga organisasi ekstra kampus seperti HMI, ia dikenal sebagai orang yang memiliki konsistensi sebagai mahasiswa penyambung lidah rakyat, menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah.

Di masa-masa kuliah, ia juga pernah bekerja di tempat laundry, menjadi penjaga warnet untuk membiayai kuliahnya.

Masa Menentukan Menjadi Wakil Rakyat

Pada masa-masa kini, di usianya yang masih muda ia dengan tekad dan usahanya, berusaha menjadi seorang bisa bermamfaat bagi bangsa dan negaranya. Pada masa-masa perjalanan hidup dengan berbagai pengalaman ia adalah anak muda yang kemudian dilirik oleh Prabowo Subianto untuk menjadi kader partai Gerindra.

Pemuda yang memiliki latar belakang sederhana menjadi kader kepercayaan pak Prabowo Subianto.

Ketua Umum Partai Gerindra itu melihat pribadi Muzakkir sebagai orang tulus memperjuangkan nasib rakyat tanpa melihat latar belakang ekonominya.

Kader yang terhitung masih muda dipercayakan maju menjadi calon legislatif DPRI dapil 2 Sulawesi-Selatan. Keputusan itu adalah bagian yang menentukan demi memperjuangkan nasib bangsa yang telah lama dikenalnya.

Muzakkir maju sebagai calon legislatif adalah melalui proses dan perenungan panjang untuk membawa aspirasi rakyat. (*)

 

Penulis: Ariadi R

Editor: Syukur




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Calon Presiden dan Wakil Presiden Favorit Anda?
  Jokowi - Ma'ruf
  Prabowo - Sandi
  Siapa caleg DPRD anda di Sulsel?

Komentar Terakhir

  • Didi

    Mantap saya pendukung utama dan saya yakin pasti menang ...

    View Article

Video Terbaru

View All Video